jam

Kamis, 19 September 2013

Sebelumnya : Naruto Chapter 646
(Terlihat Juga Bee yang memegang Samehada sedang memparhatikan dan melihat ke arah Pohon raksasa itu)
SFX: Jreennnggg!
(Diperlihatkan Obito berdiri Full Body)
Obito: "Diamlah disitu, segala penderitaan kalian akan segara berakhir..."

Bunga dari keputusasaan sudah mekar, dan menghadap kebulan..!!


Bunga yang menghadap ke arah bulan...
(Halaman pertama terlihat Lima orang sedang melaju di udara, mereka menunggang sejumlah pasir, tebak siapakah itu? Ya, Ke-5 Kage di tampilkan)
Mei: "Ap... Apa itu?"

Tsunade: (menoleh, ada Katsuyu kesil di pundak kirinya) "Katsuyu!"

Katsuyu: "Baik! Aku akan menjelaskan semuanya!"

(Namun tak perlu berlama-lama scene berpindah kembali ke medan perang, tempat dimana Sakura berada)
Sai: (jongkok) "Kau baik-baik saja Sakura?"

Sakura: (mulai berdiri) "Ya!"

Katsuyu: "Lima Kage akan segera datang..."

(Terdengar suara dari jauh)
??: "Shikamaru!!"

(Ya, suara itu berasal dari tempat Shikamaru, Ino dan Chouji sedang menolong Shikamaru yang roboh tak berdaya)
Chouji: (memangku Shkamaru) "Shikamaru!!"

(Kamudian teman-teman mereka pun berdatangan, Kiba, Hinata dan Shino datang, Sakura dan Sai juga menyadarinya)
Kiba: (didekat InoShikaChou) "Hey.. Hey.. Bukankah ini gawat?"

Sakura: (teriak) "Katsuyu-sama! Aku akan menggunakan penyembuhan jarak jauh!"

Katsuyu: "Itu tak mungkin."

Sakura: "Ke.. Kenapa?"

Katsuyu: "Chakra dalam bagian tubuh kecilku yang sebelumnya ada pada semua orang juga telah terserap... Semua bagan kecilku itu sudah mati."

Sakura: "Itu..."

Katsuyu: "Jadi bisa dibilang..."

(Terlihat mayat-mayat yang semakin banyak tergeletak, Katsuyu melanjutkan perkataannya...)
Katsuyu: "Semua orang telah tewas bersamaan dengan jumlah bagian Katsuyu kecil-ku."

(Sementara itu Shikamaru sedang sekarat berada di pangkuan Chouji)
Shikamaru: "[Maafkan aku ayah... Sepertinya aku akan segera menyusulmu...]"

Chouji: "Shikamaru..."

Shikamaru: "[Maafkan aku... Ibu.]"

(Terlihat Sakura dan Sai berlari menghampiri Ino dan Chouji)
Ino: "Sakura!"

(Sakura sambil berlari membayangkan saat dia sebelumnya menyembuhkan Naruto, "Jika aku harus mati... Aku akan mati saat bertarung. Daripada mati tak elakukan apapun" ucap Naruto saat itu.")

Sakura: (merunduk) "Ini... Kondisi ini terlihat seperti..."

(Sakura melanjutkan perkataannya, sementara Obito terlihat hendak berbicara)
Sakura: "...Seperti sekarat sebelum bertarung!"

Obito: "Inilah akhir bagi semua Shinobi... Jika kalian berhenti melawan aku takkan membunuh kalian."

Naruto: (berkelinang air mata) ".... Ghh.. Ugh..." (menangis)

(Naruto menangis sambil teringat sesuatu, saat itu Obito pernah bilang, "Jika kau tetap melawanku, teman-temanmu akan mati satu-persatu, tak ada yang akan tahu kalau kaulah satu-satunya orang yang tersisa di dunia ini.")

Obito: (melayang dan merentangkan kedua tangannya) "Jika kau tak ingin menyesal... Janganlah melakukan apapun."

(Terlihat masih ada cukup banyak Shinobi yang masih hidup dan masih memiliki chakra Naruto/Kyuubi)
Ninja 1: "Jadi jika kita diam saja, hidup kita akan..."

Obito: "Tepat sekali... Kalian tak harus bersusah payah ataupun merasa takut lagi. Dan mimpi kalian akan terwujud."

Klon Hashirama: (di depan para Ninja yang selamat) "Jangan menyerah!! Jika kalian terkena Genjutsu itu, kalian akan sama dengan sekarat!"


(Namun mendengar perkataan dari Hashirama, sepertinya Para Ninja rookie itu tak tergugah semangatnya)
(Sementara itu Hiruzen terlihat sedang mengamati Obito dan Shinju)
Hiruzen: "Pohon raksasa itu sepertinya terhubung dengan Obito... Dan sepertinya dahan pohon didekatnya mencoba untuk meng-ekstrak chakra... Jadi sulit untuk mendekatinya"

(Tiba-tiba datang seseorang, terlihat kakinya yang hendak mendarat ke tanah)
??: "Kata-katamu seperti kau merasa Takut... Tak seperti kau yang biasanya..."

SFX: Tap!


(Bisa dilihat, Orochimaru bersama Karin dan Suigetsu sampai di medan perang dan berada di dekat Sarutobi dkk.. Ia melajutkan ucapannya yang tadi)
Orochimaru: "...Sarutobi-sensei."

Suigetsu: "Maaf telam membuatmu menunggu Juugo... Dan Sasuke"

Sarutobi: (menoleh ke belakang) "Orochimaru... Kau terlambat! Bagaimana dengan para Kage?"

Orochimaru: "Aku sudah membantu menyembuhkannya. Jika mereka juga tak takut seharusnya mereka akan segera sampai sini"

Sarutobi: "Heh... Selalu bersikap sinis."

Juugo: "Akhirnya..."

Sasuke: "..."

Suigetsu: (melihat keatas) "Sekarang... Kalau dilihat dari dekat sepertinya ini cukup besar. Butuh barapa lama ya untuk kita menebangnya?"

Karin: (disebelah Suigetsu) "Siapa yang peduli tentang itu! Yang lebih penting adalah... (muka mesum) [Aku ingin memluk Sasuke dan menghisapi seluruh tubuhnya, wow!]"

Suigetsu: "Pekerjaanmu itu untuk menyembuhkan para Shinobi Aliansi 'kan?"

Karin: "Tentu saja, Aku tahu! Dasar sialan!"

(Sementara itu Orochimaru menoleh ke arah Sasuke)
Orochimaru: "[Kelihatannya dia kurang senang...]"

Klon Hashirama: (menoleh ke atas, diselimuti chakra Kyuubi) "Apa yang terjadi?"

(Telihat Madara dan Hashirama asli yang masih saja bertarung)


Hashirama: "Lalu... Kapan bunga itu sepenuhnya akan mekar?"

Madara: "Jinchuuriki Hachibi dan Kyuubi masih hidup. Kau tahu maksudku kan?"

Hashirama: "[Untuk membuatnya mekar, dan menyelesaikan Jutsu itu, butuh chakra Kyuubi dan Hachibi??]"

SFX: Syuuuttt!
(Bunga diatas berlahan mekar)
Madara: "Tapi sebenarnya, meski chakra-nya saja yang ada didalamnya, itu bukan masalah. Bunga itu akan tetap bisa mekar"


---------- Bersambung Ke Chapter 648 ------------Foto: >>> Naruto Chapter 647 - "Penyesalan" <<<



Original Teks by : Naruto Chapter Terbaru Indonesia 
Post by : #Pbito_Uchiha


Sebelumnya : Naruto Chapter 646
(Terlihat Juga Bee yang memegang Samehada sedang memparhatikan dan melihat ke arah Pohon raksasa itu)
SFX: Jreennnggg!
(Diperlihatkan Obito berdiri Full Body)
Obito: "Diamlah disitu, segala penderitaan kalian akan segara berakhir..."

Bunga dari keputusasaan sudah mekar, dan menghadap kebulan..!!


Bunga yang menghadap ke arah bulan...
(Halaman pertama terlihat Lima orang sedang melaju di udara, mereka menunggang sejumlah pasir, tebak siapakah itu? Ya, Ke-5 Kage di tampilkan)
Mei: "Ap... Apa itu?"

 Tsunade: (menoleh, ada Katsuyu kesil di pundak kirinya) "Katsuyu!"

Katsuyu: "Baik! Aku akan menjelaskan semuanya!"

(Namun tak perlu berlama-lama scene berpindah kembali ke medan perang, tempat dimana Sakura berada)
Sai: (jongkok) "Kau baik-baik saja Sakura?"

Sakura: (mulai berdiri) "Ya!"

Katsuyu: "Lima Kage akan segera datang..."

(Terdengar suara dari jauh)
??: "Shikamaru!!"

(Ya, suara itu berasal dari tempat Shikamaru, Ino dan Chouji sedang menolong Shikamaru yang roboh tak berdaya)
Chouji: (memangku Shkamaru) "Shikamaru!!"

(Kamudian teman-teman mereka pun berdatangan, Kiba, Hinata dan Shino datang, Sakura dan Sai juga menyadarinya)
Kiba: (didekat InoShikaChou) "Hey.. Hey.. Bukankah ini gawat?"

Sakura: (teriak) "Katsuyu-sama! Aku akan menggunakan penyembuhan jarak jauh!"

Katsuyu: "Itu tak mungkin."

Sakura: "Ke.. Kenapa?"

Katsuyu: "Chakra dalam bagian tubuh kecilku yang sebelumnya ada pada semua orang juga telah terserap... Semua bagan kecilku itu sudah mati."

Sakura: "Itu..."

Katsuyu: "Jadi bisa dibilang..."

(Terlihat mayat-mayat yang semakin banyak tergeletak, Katsuyu melanjutkan perkataannya...)
Katsuyu: "Semua orang telah tewas bersamaan dengan jumlah bagian Katsuyu kecil-ku."

(Sementara itu Shikamaru sedang sekarat berada di pangkuan Chouji)
Shikamaru: "[Maafkan aku ayah... Sepertinya aku akan segera menyusulmu...]"

Chouji: "Shikamaru..."

Shikamaru: "[Maafkan aku... Ibu.]"

(Terlihat Sakura dan Sai berlari menghampiri Ino dan Chouji)
Ino: "Sakura!"

(Sakura sambil berlari membayangkan saat dia sebelumnya menyembuhkan Naruto, "Jika aku harus mati... Aku akan mati saat bertarung. Daripada mati tak elakukan apapun" ucap Naruto saat itu.")

 Sakura: (merunduk) "Ini... Kondisi ini terlihat seperti..."

(Sakura melanjutkan perkataannya, sementara Obito terlihat hendak berbicara)
Sakura: "...Seperti sekarat sebelum bertarung!"

Obito: "Inilah akhir bagi semua Shinobi... Jika kalian berhenti melawan aku takkan membunuh kalian."

Naruto: (berkelinang air mata) ".... Ghh.. Ugh..." (menangis)

(Naruto menangis sambil teringat sesuatu, saat itu Obito pernah bilang, "Jika kau tetap melawanku, teman-temanmu akan mati satu-persatu, tak ada yang akan tahu kalau kaulah satu-satunya orang yang tersisa di dunia ini.")

Obito: (melayang dan merentangkan kedua tangannya) "Jika kau tak ingin menyesal... Janganlah melakukan apapun."

(Terlihat masih ada cukup banyak Shinobi yang masih hidup dan masih memiliki chakra Naruto/Kyuubi)
Ninja 1: "Jadi jika kita diam saja, hidup kita akan..."

Obito: "Tepat sekali... Kalian tak harus bersusah payah ataupun merasa takut lagi. Dan mimpi kalian akan terwujud."

Klon Hashirama: (di depan para Ninja yang selamat) "Jangan menyerah!! Jika kalian terkena Genjutsu itu, kalian akan sama dengan sekarat!"


 (Namun mendengar perkataan dari Hashirama, sepertinya Para Ninja rookie itu tak tergugah semangatnya)
(Sementara itu Hiruzen terlihat sedang mengamati Obito dan Shinju)
Hiruzen: "Pohon raksasa itu sepertinya terhubung dengan Obito... Dan sepertinya dahan pohon didekatnya mencoba untuk meng-ekstrak chakra... Jadi sulit untuk mendekatinya"

(Tiba-tiba datang seseorang, terlihat kakinya yang hendak mendarat ke tanah)
??: "Kata-katamu seperti kau merasa Takut... Tak seperti kau yang biasanya..."

SFX: Tap!


 (Bisa dilihat, Orochimaru bersama Karin dan Suigetsu sampai di medan perang dan berada di dekat Sarutobi dkk.. Ia melajutkan ucapannya yang tadi)
Orochimaru: "...Sarutobi-sensei."

Suigetsu: "Maaf telam membuatmu menunggu Juugo... Dan Sasuke"

Sarutobi: (menoleh ke belakang) "Orochimaru... Kau terlambat! Bagaimana dengan para Kage?"

Orochimaru: "Aku sudah membantu menyembuhkannya. Jika mereka juga tak takut seharusnya mereka akan segera sampai sini"

Sarutobi: "Heh... Selalu bersikap sinis."

Juugo: "Akhirnya..."

Sasuke: "..."

Suigetsu: (melihat keatas) "Sekarang... Kalau dilihat dari dekat sepertinya ini cukup besar. Butuh barapa lama ya untuk kita menebangnya?"

Karin: (disebelah Suigetsu) "Siapa yang peduli tentang itu! Yang lebih penting adalah... (muka mesum) [Aku ingin memluk Sasuke dan menghisapi seluruh tubuhnya, wow!]"

Suigetsu: "Pekerjaanmu itu untuk menyembuhkan para Shinobi Aliansi 'kan?"

Karin: "Tentu saja, Aku tahu! Dasar sialan!"

(Sementara itu Orochimaru menoleh ke arah Sasuke)
Orochimaru: "[Kelihatannya dia kurang senang...]"

Klon Hashirama: (menoleh ke atas, diselimuti chakra Kyuubi) "Apa yang terjadi?"

(Telihat Madara dan Hashirama asli yang masih saja bertarung)


 Hashirama: "Lalu... Kapan bunga itu sepenuhnya akan mekar?"

Madara: "Jinchuuriki Hachibi dan Kyuubi masih hidup. Kau tahu maksudku kan?"

Hashirama: "[Untuk membuatnya mekar, dan menyelesaikan Jutsu itu, butuh chakra Kyuubi dan Hachibi??]"

SFX: Syuuuttt!
(Bunga diatas berlahan mekar)
Madara: "Tapi sebenarnya, meski chakra-nya saja yang ada didalamnya, itu bukan masalah. Bunga itu akan tetap bisa mekar"


---------- Bersambung Ke Chapter 648 ------------

NB : Hargai postingan kami dengan LIKE kalian yaa sobat NCTI :D & bagi yang mau copas tolong sertakan sumber :)

•KISAH SEORANG WANITA YANG ENGGAN BERJILBAB•

Diceritakan, ketika ada seorang wanita yang dikenal taat dalam beribadah. Dia sangat rajin melakukan ibadah wajib maupun sunnah. Hanya ada satu kekurangannya, ia tak mau berjilbab menutupi auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum, seraya menjawab: "Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab." Sudah banyak orang yang menanyakan maupun menasihatinya. Tapi jawabannya tetap sama.

Hingga suatu malam ia bermimpi sedang berada disebuah taman yang indah. Rumputnya sangat hijau. Berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan bagaimana segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih. Airnya kelihatan melintas di pinggir taman. Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya. Ada beberapa wanita di situ yang terlintas juga menikmati pemandangan keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita tersebut. Wajahnya sangat bersih, seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

"Assalamu'alaikum saudariku..."
"Wa'alaikum salam..., selamat datang wahai saudariku..."
"Terimakasih, apakah ini syurga?"

Wanita itu tersenyum. "Tentu saja bukan wahai saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum surga."
"Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini..."

Wanita itu tersenyum lagi kemudian bertanya, "Amalan apa yang bisa membuatmu kembali wahai sudariku?"
"Aku selalu menjaga shlat, dan aku menambah dengan ibadah-ibadah sunnah. Alhamdulillah."

Tiba-tiba jauh diujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka, dan ia melihat beberapa wanita yang di taman tadi mulai memasukinya satu per satu.

"Ayo, kita ikuti mereka!" Kata wanita itu sambil setengah berlari.
"Apa di balik pintu itu?"
"Tentu saja surga wahai saudariku..." Larinya semakin cepat.
"Tunggu... tunggu aku..."
Ia berlari sekancang-kencangnya, namun tetap tertinggal.

Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenyum padanya. Namun ia tetap saja tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari sekuat tenaga.

Ia lalu berteriak, "Amalan apa yang engkau lakukan sehingga engkau tampak begitu ringan?"

"Sama denganmu wahai saudariku..." Jawab wanita itu sambil tersenyum.

Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu, "Amalan apalagi yang engkau lakukan yang tidak aku lakukan?"

Wanita itu menatapnya dan tersenyum lalu berkata, "Apakah engkau tidak memperhatikan dirimu apa yang membedakan dengan diriku?"

Ia sudah kehabisan nafas, tak mampu lagi menjawab, "Apakah engkau mengira bahwa Rabbmu akan mengizinkanmu masuk ke surga-Nya tanpa jilbab penutup aurat?" Kata wanita itu.

Tubuh wanita itu telah melewati, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar memandangnya dan berkata, "Sungguh disayangkan, amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini. Cukuplah surga hanya sampai di hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati."

Ia tertegun... lalu terbangun... beristighfar lalu mengambil wudhu. Ia tunaikan shalat Malam, menangis dan menyesali perkataannya dahulu. Dan sekarang ia berjanji sejak saat ini ia akan MENUTUP AURATNYA.

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, 'hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena mereka tidak diganggu. Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab: 59)

Berjilbab adalah perintah langsung dari ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala, lewat utusan-Nya yakni baginda Nabi Besar Muhammad Rasulullah Saw. Yang namanya perintah dari ALLAH adalah wajib bagi seorang hamba untuk mematuhi-Nya. Dan apabila dilanggar, ini jelas ia telah berdosa.

***
Saudariku fillah , Sesungguhnya setiap aturan dan ketetapan yang Allah berikan untuk manusia bukanlah untuk mempersulit, namun untuk menjaga kita dari berbagai macam keburukan.

Selasa, 17 September 2013

10 KIAT REZEKI LANCAR

:: 10 KIAT REZEKI LANCAR ::

>> 1. TAWAKKAL KEPADA ALLAH SWT

"Barang siapa bertawakal kepada Allah (SWT), niscaya Allah (SWT) mencukupkan (kebutuhannya)." (QS. At-Thalaq: 3)

"Seandainya kamu bertawakal kepada Allah (SWT) dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan sore hari telah kenyang." (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Hakim).

>> 2. BANYAK ISTIGHFAR

"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665)

>> 3.TINGGALKAN DOSA

"... Dan seorang manusia akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang dibuatnya." (HR. Tirmidzi)

>> 4. BANYAK ZIKIR

"(Yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah (SWT). Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah (SWT) hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)

>> 5. BAKTI KEPADA ORANG TUA

"Siapa berbakti kepada orang tuanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah Swt akan memperpanjang umurnya." (HR. Abu Ya'ala, Thabrani, Asybahani dan Hakim)

>> 6. BANYAK AMAL SOLEH & MEMBANTU KESULITAN ORANG YANG LEMAH

"Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu." (HR. Bukhari)

"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah Swt) akan menunaikan hajatnya" (HR Muslim)

>> 7. BANYAK SILATURAHMI

"Barang siapa ingin dilapangkan rizkinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi atau menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari)

>> 8. BANYAK SEDEKAH

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid: 18)

>> 9. TAHAJJUD

Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman :
“Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR. Bukhari Muslim)

>> 10. BANYAK BERSYUKUR & TIDAK LALAI DALAM BERIBADAH

"Sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, niscaya Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku sangat keras." (QS. Ibrahim: 7)

"Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku, maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu." (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim)